SRI WINTALA
ACHMAD, tentu tak asing lagi ketika mendengar nama ini. Penyair yang lebih suka
disebut penulis ini pernah kuliah di Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta. Meskipun
demikian, telah banyak karya puisi yang telah diterbitkan. Puisi-puisi tersebut
juga telah memenangi beberapa perlombaan dan mendapatkan beberapa penghargaan.
Karya puisi
liriknya yang bertajuk Elegi Putri
Pembayun mendapatkan nominasi 16 besar dalam Kompetisi Cipta Puisi Esai
Indonesia yang diselenggarakan oleh Jurnal Sastra (2014). Puisinya yang
bertajuk Amsal Alif mendapatkan
penghargaan dalam Kompetisi Penulisan puisi Indonesia 100 Puisi Qurani yang diselenggarakan oleh Parmusi (2016).
Cerpennya yang bertajuk Di Insang
Ikan-Ikan, Tuhan Bersemayam mendapatkan juara II dalam Kompetisi Penulisan
Cerpen Indonesia yang diselenggarakan oleh Komunitas Negeri Batu (2017).
Sedangkan buku-buku
antologi kolektifnya yang telah terbit: Antologi Puisi Pelangi (Karta Pustaka/Rasialima, 1988); Antologi Puisi Nirmana (Wirofens Group, 1990); Antologi
Puisi Alif-Lam-Mim (Teater Eska/SAS,
1990); Antologi Puisi Zamrud Katulistiwa
(Balai Bahasa Yogyakarta/Taman Budaya Yogyakarta, 1997); Antologi Puisi Sastra Kepulauan (Dewan Kesenian
Sulawesi Selatan, 1999); Antologi Puisi Pasar
Kembang (Komunitas Sastra Indonesia, 2000); Antologi Puisi Yogyakarta dan
Singapura Embun Tajali (FKY 2000);
Antologi Puisi dan Geguritan Lirik Lereng
Merapi (Dewan Kesenian Sleman, 2000); Antologi Naskah Lakon Bilah Belati di Depan Cermin (Dewan Kesenian
Sleman, 2002); Antologi Puisi dan Geguritan Di
Batas Jogja (FKY, 2002); Antologi Geguritan, Macapat, dan Cerkak Code (FKY, 2005); Antologi Esai Musik Puisi Nasional (LKiS, 2006);
Antologi Puisi Malioboro (Balai
Bahasa Yogyakarta, 2008); Antologi Cerpen Perempuan
Bermulut Api (Balai Bahasa Yogyakarta, 2010); Antologi Cerpen Tiga Peluru (Kumpulan Cerpen Pilihan
Mingguan Minggu Pagi Yogyakarta, 2010); Antologi Geguritan dan Cerkak Kongres
Sastra Jawa III - Bojonegoro Pasewakan
(2011); Antologi Puisi Kembali Jogja
Membaca Sastra (Rumah Budaya Tembi, 2011); Antologi Puisi Suluk Mataram (Great Publisher, 2011);
Antologi Puisi Jejak Sajak (Jambi,
2012); Antologi Puisi 127 Penyair Dari
Sragen Memandang Indonesia (Dewan Kesenian Sragen, 2012); Antologi Puisi PPN
VI: Pertemuan Penyair Indonesia dan beberapa Negara Asia Tenggara di Jambi - Sauk Seloko (Dewan Kesenian Jambi,
2012); Antologi puisi: Indonesia di Titik
13 (Dewan Kesenian Pekalongan, 2013); Antologi Puisi dwi-bahasa 63 penyair
Indonesia, Malaysia, Singapura, Hongkong, Pakistan, India, Libia, Arizona, dan
Serbia: Spring Fiesta [Pesta Musim Semi]
(Indonesian & English Poetry Grup & Araska Publisher, 2013); Antologi
Puisi: Tifa Nusantara I (Temu Penyair
Nusantara – Dewan Kesenian Tangerang, 2013); Antologi Geguritan 33 Penggurit
Yogyakarta dan Jawa Tengah: Sesotya
Prabangkara ing Langit Ngayogya (Yogyakarta, 2014); Antologi Puisi Dari
Negeri Poci V Negeri Langit
(Komunitas Radja Ketjil Jakarta, 2014); Antologi Puisi Parangtritis: 55 Penyair Membaca Bantul (Bantul, 2014); Antologi
Puisi Anti Terorisme Pengantin Langit
(KSI, 2014); Antologi Puisi Lumbung Puisi
Jilid 2 (2014); Antologi Esai – Cerpen – Puisi Mengenang Slamet Sukirmanto Jaket Kuning (KSI, 2014); Antologi Puisi
Esai Rantau Cinta Rantau Sejarah (Jurnal
Sajak, 2014); Antologi Puisi 5 Negara: Indonesia, Singapura,
Malaysia, Brunei, dan Thailand Lentera
Susastra II (Sembilan Mutiara Publishing & Lentera Internasional,
2014); Antologi Puisi Tifa Nusantara II
(Dewan Kesenian Tangerang, 2015); Antologi Puisi Pesta Rakyat Sleman (Lingkar Budaya Sleman dan Digna Pustaka,
2015); Antologi Puisi Jalan Remang
Kesaksian (LPSK/Rumah Budaya Tembi, 2015); Antologi Puisi Jejak Tidak Berpasar (Komunitas Sastra
Indonesia/Yayasan Laksita, 2015); Antologi Puisi Memandang Bekasi (Dewan Kesenian Bekasi/Dinas Parbudpora Kabupaten
Bekasi, 2015); Proses Kreatif Sastrawan Yogyakarta – Ngelmu Iku Kelakone Kanthi Laku (Balai Bahasa Yogyakarta, 2016);
Antologi Puisi: Ije Lela Tifa Nusantara 3
Marabahan (Marabahan, 2016); Antologi Puisi: Klungkung Tanah Tua, Tanah Cinta (Klungkung Bali, 2016); Antologi
Puisi Hari Puisi Indonesia Matahari Cinta
Samudra Kata (Yayasan Hari Puisi Indonesia, 2016); Antologi Puisi: Seratus Puisi Qurani 2016 (2016);
Antologi Puisi: Kopi Penyair Dunia
(2016); Antologi Puisi Pesan Damai untuk
Seluruh Manusia (PCIUN Maroko, 2017); Antologi Puisi Kota Terbayang (Taman Budaya Yogyakarta, 2017); Antologi Puisi Tentang Masjid (2017); Antologi Puisi Tentang Bogor (2017); Antologi Puisi Senja di Langit Jatigede (2017); dan
Proses Kreatif Novelis Yogyakarta: Jajah
Desa Milang Kori (Balai Bahasa Yogyakarta, 2017).
Begitu banyak
deretan karyanya. Dia tidak hanya menulis dalam bahasa Indonesia. Ia menulis
dalam tiga bahasa (Inggris, Indonesia, dan Jawa). Karya-karya tersebut
dipublikasikan di berbagai media cetak. Di antaranya: Kompas, Republika, Suara Karya, Suara Pembaruan, Suara
Merdeka, Lampung Pos, Utusan
Malaysia, Amanah, Solo Pos, Bangka Pos, Banjarmasin Pos, Kedaulatan Rakyat, Minggu Pagi, Merapi, Bernas,
Masa Kini, Yogya Post, Swara Kita, Aksara
(International Journal of Indonesian Literature), Suara Muhammadiyah, Kanal, Jayabaya, Swaratama, Sempulur, Adiluhung,
dll.
![]() |
| Cerpen dalam salah satu media cetak. Doc. FB. Sri Wintala A. |
Laki-laki yang
lahir di Sleman, DIY dan sekarang tinggal di Cilacap, Jawa Tengah ini penulis
yang sangat produktif. Dia juga menulis novel. Beberapa di antaranya berada di
University of Wisconsin Madison Libraries dan National Library of Australia. Novel-novelnya
yang telah terbit: Centhini: Malam Ketika
Hujan (Diva Press Yogyakarta, 2011); Dharma
Cinta (Laksana, 2011); Zaman Gemblung
(Diva Press Yogyakarta, 2011); Sabdapalon
(Araska, 2011); Dharma Gandul: Sabda
Pamungkas dari Guru Sabdajati (Araska, 2012); Ratu Kalinyamat: Tapa Wuda Asinjang Rikma (Araska, 2012); Kiamat: Petaka di Negeri Madyantara (In
AzNa Books, 2012); dan Centhini:
Perempuan Sang Penakluk di Langit Jurang Jangkung (Araska, 2012).
Manuskrip
novelnya yang belum terbit: Gatoloco
Gugat, Ranggawarsita: Suluk Sungsang
Bawana Balik, Jaka Satru, dan Rajawali yang Melintasi Badai (novel
biografi Soedirman). Manuskrip karya-karya sastra lainnya yang belum terbit:
Antologi Geguritan Pawarta saka Negeri
Langit, Antologi Puisi Trilogi
Ma’rifat Cinta, Antologi Cerpen Trilogi
Orde Gemblung, Antologi Cerkak Jaman
Edan, dan Antologi Esai Dwi Bahasa Kawruh
Jawa.
Saat ini dia
lebih banyak menulis buku sejarah. Buku-buku yang telah terbit: Membuka Gerbang Dunia Anak (Annora
Media, 2009); Suyudana Lengser Keprabon
(In AzNa Books, 2011); Kisah Jagad Pakeliran
Jawa (Araska, 2011); Wisdom Van Java
(In AzNa Books, 2012); Filsafat
Kepemimpinan Jawa: Soeharto, Sri Sultan HB IX & Jokowi (Araska, 2013); Sejarah Kejayaan Singhasari & Kitab Para
Datu (Araska, 2013); Kitab Sakti
Ajaran Ranggawarsita (Araska, 2014); Babad
Tanah Jawa: Dari Nabi Adam hingga Mataram Islam (Araska, 2014); Sejarah Raja-Raja Jawa (Araska, 2014); Satriya Piningit (Araska, 2014); Geger Bumi Mataram (Araska, 2014); Geger Bumi Majapahit (Araska, 2014); Pamali dan Mitos Jawa (Araska, 2014); Ensklopedia Kearifan Jawa (Araska,
2014); Sejarah Panjang Perang di Bumi
Jawa (Araska, 2014); Sejarah
Runtuhnya Kerajaan-Kerajaan di Nusantara (Araska, 2014); Ensklopedia Raja-Raja Nusantara (Araska,
2014); Ensklopedia Karakter Tokoh-Tokoh
Wayang (Araska, 2014); Senjakala
Majapahit (2015); Pesona Wanita dalam
Khasanah Pewayangan (Araska, 2015); Panduan
Praktis Menjadi Penulis Andal: Karya
Ilmiah, Artikel, Resensi, Apresiasi & Kritik Seni, Naskah Lakon, Puisi,
Cerpen, dan Novel (Araska,
2015); Buku Induk Mahir Bahasa dan Sastra
Indonesia, Pedoman Praktis Menulis dalam Bahasa Indonesia (Araska, 2015); Mahir Peribahasa Indonesia (Araska,
2015); Buku Induk EYD (Araska, 2015);
Politik dalam Sejarah Kerajaan Jawa
(Araska, 2016); Babad Tanah Jawa: dari
Watugunung yang Menikahi Ibunya hingga Geger Pecinan (Araska, 2016); Petuah-Petuah Leluhur Jawa (Araska,
2016); Babad Giyanti: Palihan Nagari dan
Perjanjian Salatiga (Araska, 2016); 13
Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa (Araska,
2016); Sejarah Kerajaan-Kerajaan Besar di
Nusantara (Araska, 2016); Menulis
Kreatif itu Gampang (Araska, 2016); Sejarah
Pemberontakan Kerajaan di Jawa (Araska, 2017); Filsafat Jawa (Araska, 2017); Sejarah
dan Asal-Usul Orang Jawa (Araska, 2017); Sejarah Raja-Raja Jawa dari Kalingga hingga Mataram Islam (Araska,
2017); Istri-Istri Raja di Tanah Jawa
(Araska, 2017); Kisah Horror Ketemu Genderuwo (Araska, 2017); dan Sang Jenderal – Riwayat Hidup, Perjuangan,
dan Cinta Jenderal Soedirman (Araska, 2017).
![]() ![]() |
| Beberapa buku yang ditulis Sri Wintala A. Doc. FB Sri Wintala A. |
![]() |
| Buku Sejarah Sri Wintala Achmad.Doc. FB Sri Wintala A. |
Baru-baru ini, bersama Indra Tranggana,
R. Toto Sugiharto, dan Elyanda Widharta, Win, akrab ia disapa, menulis Profil Seniman dan Budayawan Yogyakarta #15
(Taman Budaya Yogyakarta, 2016). Tahun 2017 masih bersama Indra Tranggana, menulis
Profil Seniman dan Budayawan Yogyakarta
#16 (Taman Budaya Yogyakarta, 2017).
Penghargaan demi penghargaan ia terima.
Hingga pada tahun 2001 nama
kesastrawanannya dicatat dalam Buku
Pintar Sastra Indonesia susunan Pamusuk Eneste (Penerbit Kompas, 2001).
Selain aktif menulis, ia banyak terlibat sebagai nara sumber pelatihan
kepenulisan karya sastra dan teater, juri lomba baca dan menulis puisi atau
cerpen. Sekarang, menjadi salah satu pengurus (koordinator Divisi Sastra) Dewan
Kesenian Cilacap (DKC) periode 2017-1019.
Banyak hal yang bisa didiskusikan dengan pria jangkung berkacama mata
ini. Penyuka seni tradisi Jawa ini bisa ditemui di Karangtalun, Cilacap Utara, Jawa Tengah, Indonesia. Atau
berkirim surel di Email: gununggampingindonesia@gmail.com.
Salam Literasi
Admin SBB




No comments:
Post a Comment