Laki-laki yang lahir setengah abad lalu di Solo,
tepatnya 23 September 1967 ini dikenal dengan nama Sosiawan Leak. Menyelesaikan
studi di Fisipol Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta. Pengalaman
menulisnya dimulai sejak 1987. Tulisannya berupa puisi, esai, dan naskah lakon.
Selain itu dia juga menjadi aktor dan sutradara beberapa grup teater di Solo.
Tak mudah bertemu dengannya (apalagi jika tanpa
konfirmasi lebih dulu), sebab aktivitasnya yang padat di berbagai event &
kegiatan. Dia pernah diundang di Festival Puisi Internasional Indonesia (Solo,
Indonesia, 2002), Poetry on The Road
(Bremen, Jerman, 2003), Aceh
International Literary Festival (Banda Aceh, 2009), Ubud Wiriters and Readers Festival (Ubud, Indonesia, 2010), Jakarta-Berlin Arts Festival (Berlin,
Jerman, 2011), Pertukaran Budaya Indonesia-Korea (Hankuk University of Foreign
Studies Seoul, Korea, 2012), Asean
Literary Festival (Jakarta, Indonesia, 2014), Borobudur Writers and Cultural Festival (Magelang, 2016).
![]() |
| Sosiawan Leak dalam sebuah acara. Doc. FB. Sosiawan Leak. |
Puisi-puisi terbarunya terbit dalam antologi puisi
Wathathitha (Azza Grafika, Yogyakarta, 2016, Cetakan Pertama). Antologi ini
mendapat anugerah sebagai Buku Puisi Terbaik Pilihan Panitia Hari Puisi
Indonesia 2016 di TIM, Jakarta (bersama 5 buku puisi karya penyair lainnya).
Puisinya, "Negeri Sempurna" juga menjadi Puisi Terbaik Pilihan Tim
Kurator Tifa Nusantara III tahun 2016 di Marabahan, Kalimantan Selatan.
Antologi puisi lainnya yang ia terbitkan,
diantaranya "Umpatan" (bersama
KRT Sujonopuro, Penerbit Satyamitra, Solo, 1995), "Cermin Buram"
(bersama KRT Sujonopuro dan Gojek JS, Penerbit Satyamitra, Solo, 1996),
"Dunia Bogambola" (bersama Thomas Budi Santosa, Penerbit
Indonesiatera, Magelang, 2007), "Matajaman" (bersama Budhi Setyawan
dan Jumari HS, Penerbit, Eraqu Magelang, 2011), "Kidung dari
Bandungan" (bersama Rini Tri Puspohardini, Penerbit Forum Sastra
Surakarta, 2011), dan "Sundel Bolong dalam Senthong" (bersama Rini
Tri Puspohardini, Penerbit Forum Sastra Surakarta, 2012).
Penyair berambut gondrong ini juga melakukan poetry reading di Universitas Pasau
(2003), Universitas Hamburg (2003 dan 2011), Deutsch Indonesische Gesellschaft,
Hamburg (2011), Kedutaan Besar Indonesia di Berlin (2011), Korea Broadcasting
System (KBS) di Seoul, dan Hwarang Park 667 di Ansan City (2012). Masih di
tahun 2012 ia melakukan poetry reading bersama Adam Wideweisch (USA) di Rumah
Budaya Kalimasada Biltar serta bersama Penyair Afrika Selatan (Charl-Pierre
Naude, Vonani Bila, Mbali Bloom, Rustum Kozain) dan Kurator Jerman (Indra
Wussow) di Universitas Negeri Jember.
Banyak hal dilakukan pria yang sehari-hari tinggal
di Solo, Jawa Tengah ini. Dia pernah melakukan program apresiasi sastra
Indonesia-Jerman di Indonesa tahun 2006 hingga tahun 2010 bersama Martin
Janskowski dan Berthold Damhauser.
Banyak naskah lakon yang ia tulis, dimana 4 naskah
lakonnya di antaranya diterjemahkan dalam bahasa Jawa oleh Rini Tri
Puspohardini serta terbit dengan judul "Geng Toilet" (Penerbit Forum
Sastra Surakarta, 2012). Bukunya yang lain "Kepemimpinan Akar Rumput"
diterbitkan oleh Yogja Bangkit Publisher tahun 2015, dan "Anai-anai
Digelap Badai; ODHA Terpencil Nelawan Stigma" (cetakan pertama)
diterbitkan oleh Rumah Matahari Kudus bersama Yayasan Sheep Indonesia Yogjakarta
tahun 2015.
Untuk pentas teater yang ia lakukan, sudah tak terhitung banyaknya. Di antaranya
pernah mementaskan monolog gerak "Sarung" di Amphi Theatre
(Monbijoupark, Berlin, Jerman), The Panda Club Theatre (Cultur Braureire,
Berlin, Jerman), dan Teater Besar Institut Seni Indonesia Surakarta (2011),
serta di Cemara 6 Art Centre Jakarta (2012). Menulis lakon dan menyutradarai
drama kolosal produksi Yayasan Kalam Kudus Surakarta berjudul "Namaku
Indonesia" (2013) dan P"Pulanglah Nak" (2014), produksi Solo
Batik Carnival "Wahyu Tumurun" (2014) dan "Sedulur Papat"
(2015), serta produksi SMKI Surakarta "Kita Nusantara" (2017).
Saat ini aktif menjadi Koordinator Gerakan Puisi
Menolak Korupsi (sejak 2013) dan Koordinator Penerbitan Memo Penyair (sejak
2014).
![]() |
| Sosiawan Leak Penggerak Puisi Menolak Korupsi. Doc. FB.Sosiawan Leak. |
Salam Literasi
Admin SBB



This comment has been removed by the author.
ReplyDelete