#112
SAHABAT SELAMANYA
Risa Pratiwi
Namaku Syira. Aku duduk di kelas dua SMP. Aku
memiliki seorang teman perempuan bernama Cinta. Bukan sekadar teman, tapi
sahabat. Iya, sahabat. Walaupun dia sangat berbeda denganku, bahkan berbeda
dari teman-temanku yang lain. Dia perempuan yang cuek terhadap penampilannya,
bahkan terkesan sedikit nakal. Dia berkali-kali dihukum guruku gara-gara tidur
di kelas.
“Cinta!” teriak Bu Anya, guru
matematika.
“Eh.. iya, Bu” Cinta terbangun dari tidurnya.
Sontak semua murid di kelasku menertawakan Cinta. Lagi-lagi Cinta dihukum Bu
Anya untuk berdiri di depan.
Bel pun berbunyi, tanda pulang
sekolah sudah tiba. Seperti biasa, aku dan Cinta pulang bersama-sama
menggunakan sepeda. Jarak rumahku dengan rumah Cinta memang tidak terlalu jauh.
Kebetulan hari ini hari Sabtu. Biasanya, setiap malam minggu Cinta tidur di
rumahku. Entah untuk sekadar berbincang-bincang lebih lama, curhat, bahkan
belajar bersama. Saking seringnya menginap di rumahku, bahkan Cinta sudah
dianggap ibuku seperti anaknya sendiri. Karena ayahku bekerja di kota, jadi
ayahku tidak begitu mengenal Cinta.
“Syira, tungguin aku, ya. Aku
sekalian ke rumahmu aja. Ini kan udah sore” ujar Cinta setelah sampai di depan
rumahnya.
“Okay” jawabku.
Tak lama kemudian, aku dan Cinta
bergegas berjalan ke rumahku. Sesampainya di rumah, ibuku sudah menyambut
dengan menu makan yang spesial.
“Eh, Nak Cinta. Masuk-masuk siniii.
Ibu sudah siapkan makanan kesukaan kalian” sapa ibuku.
Setelah aku mandi, kamipun makan
bersama di meja makan. Kebetulan sudah sore, jadi sekalian untuk makan malam.
Menu favoritku dan Cinta adalah soto. Soto buatan ibuku adalah yang terenak di
dunia.
Malamnya, aku belajar bersama Cinta.
Kami belajar matematika.
“Cinta, kamu ganti style dong. Biar
lebih cewek gitu. Yaa paling nggak kan lebih rapi” ujarku membuka obrolan.
“Ogah ah. Nanti kalau udah waktunya aku bakalan lebih
cantik dari kamu. Hahaha..” jawab Cinta. Cinta memang selalu cuek
terhadap dirinya sendiri.
“Ya udaah. Kalau gitu, kamu jangan
hobi tidur di kelas lagi dong. Kamu tunjukin ke mereka kalau sebenarnya kamu
nggak seburuk yang mereka kira. Buktinya, kamu mau belajar malem-malem sama
aku”
“Iya iyaaa. Ngoceh mulu. Nggak jadi
belajar malahan nanti”
Malam semakin larut, aku dan Cinta
memutuskan untuk tidur.
Seninnya, aku dan Cinta kembali
bersekolah seperti biasanya. Tapi, seperti ada yang lain dari Cinta. Dia
terlihat sangat ceria. Ada apa ya? Aku memutuskan untuk bertanya langsung
kepada Cinta.
“Cinta, kamu kenapa sih? Kayaknya
lagi ceria banget?” tanyaku.
“Hehe.. iya. Soalnya, aku mau dibeliin motor sama orangtuaku.
Akhirnyaa.. Setelah sekian lama. Nanti kalau udah dibeliin, trus aku udah mahir
pakai motor, aku boncengin kamu deh kalau sekolah. Gratis tis tis” jawab Cinta
yang terlihat sangat bahagia.
“Waaah.. Alhamdulillah. Hihihii..”
Beberapa hari ini, aku tidak
berangkat dan pulang sekolah bersama Cinta. Cinta sedang sibuk berlatih motor
bersama ayahnya. Jadi setiap berangkat dan pulang sekolah Cinta diantar oleh
ayahnya sambil berlatih mengendarai motor.
Setelah beberapa hari Cinta berlatih
motor bersama ayahnya, aku lihat Cinta sudah berani mengendarai motor sendiri
ke sekolah. Tapi dia belum berani memberiku tumpangan karena masih dalam masa
latihan.
“Eeeem... Syir?” Panggil Cinta
kepadaku, saat jam istirahat.
“Apa, Cin?” jawabku.
“Kayaknya, aku nggak bisa nebengin
kamu deh. Maafin ya”
“Nggapa kali, Cin. Kan kamu masih
latihan. Kamu kok jadi canggung gitu sih?” Tanyaku heran.
“Hehe.. nggapapa, Syir.”
Beberapa hari ini Cinta terlihat
beda, dia tampil lebih rapi dan wangi. Apa karena efek sudah memiliki motor
baru? Mungkin begitu. Tapi, intinya dia beda. Dia lebih rapi bahkan rajin. Dia
tidak tidur di kelas lagi.
“Syira, aku punya sesuatu buat kamu”
kata Cinta.
“Apa, Cin?” tanyaku.
“Ini buat kamu. Biar kamu nggak lupa
sama aku. Biar kamu inget terus sama aku” jawab Cinta sambil menyodorkan gelang
dan figura yang berisi fotoku bersama Cinta.
“Kenapa kamu ngasih ini ke aku, Cin?
Aku nggak bakalan lupa kok sama kamu” tanyaku lagi keheranan.
“Nggapapa, Syir. Buat
kenang-kenangan aja” Dia sungguh berbeda. Tiba-tiba saja dia memberiku hadiah,
padahal hari ini bukan hari ulang tahunku.
Bel pulang sekolah berbunyi. Aku
bergegas pulang. Cinta sudah pulang lebih dulu. Akupun mengayuh sepedaku menuju
rumah. Tiba-tiba saja saat aku berjalan, aku melihat ada sekerumunan orang. Ada
apa? Mengapa banyak sekali kerumunan orang itu. Aku mencoba mendekat. Setelah
dekat dan aku lihat, astaga.. itu Cinta. Cinta tergeletak tak berdaya dengan
lumuran darah. Cinta mengalami kecelakaan tunggal. Dia menabrak tiang listrik,
karena mungkin berjalan begitu cepat.
Tak lama kemudian orangtua Cinta
datang. Diikuti ambulans yang berjalan di belakang motor yang mereka kendarai.
Ibunya menangis melihat keadaan Cinta. Akhirnya
mereka segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Aku mengikuti mereka
dari belakang.
Deg. Jantungku serasa berhenti
berdetak. Melihat Cinta, sahabatku berlumuran darah tak berdaya. Aku menyusul
ayah dan ibu Cinta yang tak henti-hentinya menahan tangis. Aku memeluk ibu
Cinta untuk sejenak menenangkannya.
Satu jam kami menunggu Cinta di UGD,
setelah itu dokter keluar. Entah apa yang akan dikatakan olehnya, tapi wajah dokter itu
terlihat tidak bersahabat.
“Ibu dan Bapak yang sabar ya. Cinta
sudah pergi meninggalkan kita” kata dokter.
“Maksud Dokter apa?” ibu Cinta
menangis sekencang-kencangnya mendengar apa yang dikatakan oleh dokter.
Ya Allah.. ternyata ini jawaban atas
semua pertanyaan-pertanyaanku. Ternyata ini yang membuat Cinta berubah.
Ternyata ini alasan Cinta memberiku kenang-kenangan itu. Aku sungguh tidak
menyangka, ini begitu cepat terjadi. Walaupun begitu, Cinta tetap sahabat
terbaikku dan tidak akan tergantikan oleh siapapun. Semoga kau tenang di alam
sana, Cinta.
Pemenang Pembinaan Originalitas Lomba Menulis Cerpen 'Rahasia Ilahi' yang diselenggarakan FPNB bulan Januari 2017
***
Naskah menjadi hak FPNB
Salam Sastra
SBB
Sila bergabung di
Grup FB www.facebook.com/sastrabukitberbintang
Instagram @sbbGeKa
Twitter @sbbGeKa
Betting on casino games | Drmcd
ReplyDeleteBetting on casino games · BetMGM. The best casino 보령 출장안마 for US 남원 출장샵 sports bettors · Borgata 화성 출장마사지 Casino. 100% up to 고양 출장안마 $1000 Welcome bonus · Golden 여수 출장안마 Nugget Casino. 100%